Sabtu, 06 April 2013

Sejarah dari EXO

Empat tahun setelah terakhir mendebut boy group SHINee, tahun ini SM Entertainment, agensi artis terkemuka di Korea Selatan, kembali melahirkan boy group terbaru yang diberi nama EXO. Sebuah nama yang cukup ear-catchy dan mudah dilafalkan, serta gampang diingat. SM Entertainment memang tidak pernah gagal dalam memberi nama boy group mereka. Nama-nama yang mereka hasilkan selalu tampak menonjol, lain dari yang lain, serta long-lasting dalam ingatan. Katakanlah H.O.T, boy group pertama debutan mereka, lalu Shinhwa (dalam bahasa Inggris berarti ‘legend’), yang hingga kini masih eksis sebagai the longest-running boy group. Menyusul mereka adalah DBSK (singkatan dari ‘Dong Bang Shin Ki’, yang berarti ‘the rising Gods of the East’), Super Junior, dan terakhir SHINee. Nama EXO diambil dari istilah ‘exoplanet’, yang digunakan untuk menyebut planet-planet yang berada di luar tataran galaksi Bimasakti.
EXO bisa dibilang sebagai sebuah proyek ambisius Lee Soo Man, produser dari SM Entertainment, untuk membuat sebuah boy group yang sanggup menguasai dunia musik Asia. Ini terbukti dengan penerapan format baru dalam pembentukan dan sistem kerja EXO. EXO adalah sebuah boy group beranggotakan total 12 orang, yang dibagi ke dalam dua subgroup yang masing-masing berjumlah enam orang. Subgroup pertama, disebut EXO-K, akan beroperasi di Korea Selatan dan menyanyikan lagu-lagu mereka dalam Bahasa Korea. Sementara subgroup kedua disebut EXO-M, akan beroperasi di Cina dan menyanyikan lagu-lagu yang sama dalam Bahasa Mandarin. Mereka berdua memulai debut dan promosi secara bersamaan di dua negara. Konsep ini adalah yang pertama kalinya diterapkan sepanjang sejarah industri hiburan Korea Selatan, bahkan Asia. Dan mungkin hanya Lee Soo Man bersama kekuatan SM Entertainment-nya lah yang sanggup mencetuskan ide ini dan menjadi pionir. Dengan basis yang telah kuat mengakar di benua Asia, sejak didirikannya pada tahun 1995, tak heran jika SM Entertainment merasa sangat percaya diri untuk meluncurkan proyek EXO ini.
 
 
Pada akhir tahun 2011, setelah sempat melewati beberapa kali bongkar pasar personel dan pergantian nama, EXO resmi dibentuk. Tidak tanggung-tanggung, SM Entertainment merilis 23 teaser video dalam rentang waktu tiga bulan, antara Desember 2011 hingga Februari 2012, untuk memperkenalkan secara individu para personel EXO. Sebelum membicarakan lebih lanjut tentang 12 punggawa EXO, akan diceritakan terlebih dahulu bagaimana mereka melakukan promosi dalam rangka pre-debut yang cukup menarik, mengingat Lee Soo Man tidak main-main dengan konsep kali ini. Sebelum debut song mereka dirilis, EXO merilis dua buah prologue song, yaitu “What Is Love” pada tanggal 30 Januari 2012 dan “History” pada tanggal 9 Maret 2012. Tidak tanggung-tanggung pula, SM Entertainment merilis music video (MV) untuk kedua lagu tersebut dalam dua versi sekaligus, EXO-K dan EXO-M. Jadi, total EXO telah memiliki 23 teaser video dan 4 MV untuk materi pre-debut saja!
Rupanya materi-materi tadi tidak dirasa cukup oleh SM Entertainment untuk memuluskan kelahiran EXO ke dunia industri hiburan Asia. Tepat seratus hari sejak teaser video mereka diunggah pada tanggal 21 Desember 2011, pada tanggal 31 Maret 2012 EXO menggelar showcase Seoul Olympic Stadium, Korea Selatan. Sehari kemudian, 1 April 2012, showcase kedua diadakan di Beijing, Cina. Akhirnya, pada tanggal 8 April 2012, debut single EXO yang bertajuk “Mama” dirilis, disusul dengan mini album pertama mereka yang berjudul sama sehari kemudian pada tanggal 9 April 2012. Mini album ini berisikan total enam lagu, termasuk “What Is Love”, “History”, dan “Mama”. Tiga lagu lainnya adalah “Angel (Into Your World)”, “Two Moons” (feat. SHINee Key), dan “Machine”. Tentunya, mini album ini dirilis dalam dua versi sekaligus, EXO-K dan EXO-M.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar